Minggu, 24 Oktober 2010

KISAH TELADAN. KISAH IBNU HAJAR AL ASQOLANI



Ibnu Hajar adalah seorang Mufti Besar, seorang ahli fiqh serta seorang yang kaya raya, dia juga seorang Hakim agung di Kekhalifahan Bani Umayah,

Kisahnya begini suatu saat Ibnu Hajar yang kaya raya, sedang dalam perjalanan, dia dikawal ratusan pengawal, naik kereta kencana yang bagus ( jaman sekarang mobil Volvo ), tiba2 dihadang seorang Yahudi miskin, dia berkata “ berhenti Ibn Hajar , saya mau tanya, kata Nabimu, Addunya si’nun mu’minin wa jannatun kafirin, tapi kayaknya Nabimu salah, buktinya kau begitu kaya raya, kemana-mana naik kereta mewah, pengawalmu banyak, sedangkan aku lihatlah, aku begitu miskin, jadi dunia bukan surga bagi kaum mukmin”.

Ibn Hajar menjawab “sabda Nabi Saw tidak salah, semua kekayaanku, kemewahan yang aku miliki masih aku anggap sebagai penjara bagiku, jika dibandingkan dengan Surga Allah Yang Maha Luas, sedangkan kemiskinanmu hai orang yahudi, itu masih surga dunia bagimu sebelum Neraka Jahannam mengazabmu nanti. Seketika itu bergetarlah tubuh Yahudi itu, dia pun menyatakan untuk masuk Islam saat itu juga.
Jadi kesimpulannya, janganlah kita merasa terlalu senang di dunia, pernah dengar lagu Rhoma Irama, “kenapa eh kenapa yang enak-enak itu Haram “, yah memang banyak keenakan yang justru akan menjurus ke Haram.

Sebagai contoh Pacaran itu enak, tetapi justru itu yang diharamkan, kenapa Rasul Saw bersabda " Telah tertulis atas anak adam nasibnya dari hal zina. Akan bertemu dalam hidupnya, tak dapat tidak. Zinanya mata adalah melihat, zina telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berkata, zina tangan adalah menyentuh, zina kaki adalah berjalan, zina hati adalah ingin dan berangan-angan. HR BUKHARI
Jadi sudahlah ikuti saja perintah Rasul saw, karena memang kenikmatan sejati hanya ada di Surga Allah yang Maha Luas, sedangkan kenikmatan pacaran itu adalah kenikmatan semu.

0 komentar:

DALAM NEGERI

DALAM NEGERI
PERMOHONAN DONASI UNTUK PEMBANGUNAN GEDUNG BARU YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM EL DIINA PURWOKERTO

Dalam Negeri

Dalam Negeri
93% Facebookers Memilih “Indonesia tanpa JIL” Daripada “Indonesia tanpa FPI” Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/02/18737/93-facebookers-memilih-indonesia-tanpa-jil-daripada-indonesia-tanpa-fpi/#ixzz1mzSmbSeG

Dalam Negeri

Dalam Negeri
Korban Malam Valentine: Sepasang Kekasih Tewas Cekcok Soal Hamil Zina

Internasional

Internasional
Suriah Serang Habis-habisan Kota-kota yang Dikuasai Pemberontak

PASAR ANDROID

PASAR ANDROID, DOWNLOAD BANYAK APLIKASI ANDROID BERBAYAR ( PREMIUM ) DENGAN GRATIS

Tentang Kami

Sahabat

Penggemar