Tampilkan postingan dengan label Full Teenager. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Full Teenager. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Februari 2012
BULAN MAULUD, BULAN KEBANGKITAN KAUM MUSLIMIN, BUKAN VALENTINE DAY
Bulan di tahun Masehi memang menunjukkan bulan Februari namun di tahun Hijriah bulan ini adalah bulan Maulud. Bulan dimana Nabi Besar Muhammad Saw dilahirkan, bukan bulan Februari dimana di tanggal 14 nya ada hari Kekufuran yang selalu diperingati remaja yang ngaku muslim namun hampir kufur, sebagai hari Kasih Syahwat.
MAULUD NABI
Salahuddin Al Ayyubi
Baitul Maqdis dikuasai oleh tentara Salib yang terdiri dari orang-orang Perancis dan Inggris, saat itu kaum muslimin benar-benar dalam keadaan terpuruk. Seorang Panglima Perang Muda berinisiatif untuk membuat sebuah perayaan dimana dapat menumbuhkan kembali spirit perjuangan Islam dalam diri kaum muslimin saat itu.
Shalahuddin al Ayyubi adalah sang Panglima Perang itu, beliau adalah Gubernur Syam yang amat peduli dengan keadaan umat Islam yang dalam keadaan kalah. Lalu beliau membuat sebuah perayaan yaitu peringatan Maulidur Rasulullah, atau yang biasa kita dengan Maulud Nabi, atau Mauludan, Muludan dan sebagainya.
Peringatan itu tak sebatas sebuah peringatan, namun adalah sebuah cara menumbuhkan spirit perjuangan kaum muslimin, dengan mengingat perjuangan Rasulullah Saw, dalam menegakkan Islam dan syariatnya.
Kaum muslim pun bangkit dan berhasil mengusir penjajah Salib dari Baitul Maqdis Palestina.
Mughirah Bin Syu’bah
Salah satu sirah Islam yang selalu diceritakan oleh Panglima Shalahuddin adalah cerita tentang sahabat Saad Bin Abi Waqash, yang berhasil membuktikan janji Rasulullah yaitu mengalahkan kesombongan Kekaisaran Persia.
Sebelum pertempuran besar terjadi, Saad bin Abi Waqash menyuruh seorang utusan untuk menemui Rustum, sang Jenderal Besar Persia. Utusan itu bernama Mughirah bin Syu’bah, Mughirah adalah salah seorang sahabat Nabi Saw, beliau termasuk seorang yang miskin. Saat Saad memerintah Mughirah untuk menemui Rustum, Beliau mengatakan agar Mughirah tetap memakai baju lusuh yang ia pakai saat itu dan jangan menggantinya dengan baju yang lebih bagus.
Mughirah, datang ke perkemahan tentara Persia dengan menunggang keledai, ketika beliau melihat sebuah kemah yang paling besar diantara kemah-kemah lainnya, itu pasti kemah Rustum. Mughirah langsung masuk ke kemah tersebut dengan keledainya yang kakinya berlumuran tanah berlumpur kotor, sehingga mengotori permadani-permadani mewah dan mahal di Gedung DPR eh di Kemah Rustum ( Kekaisaran Persia terkenal dengan keglamoran para pejabatnya ).
Tentu saja Rustum sangat terkejut dan tersinggung, karena kemewahan, keglamoran yang harganya milyaran rupiah, yah kalo dirupiahin, dirusak dan dikotori oleh seseorang yang lebih pantas disebut rakyat jelata. Lalu dengan nada marah Rustum menyuruh Mughirah turun dari keledai pendeknya dan duduk di salah satu sofa mewah, namun Mughirah menolak, dia mengatakan bahwa dia datang bukan untuk bertamu, tapi dia datang sebagai seorang utusan.
wilayah Persia sebelum Alexander Agung
Lalu Rustum berkata “ Kalian bangsa tidak beradab, tidak punya budaya, bangsa penggembala kambing, tak punya pandangan hidup, jahiliyyah dan primitif, bahkan kalian rela saling membunuh hanya karena masalah setetes air. Tentu saja berbeda dengan kami bangsa Persia, bangsa yang sudah punya budaya selama ribuan tahun, bangsa besar dan beradab sebagaimana bangsa Romawi, Yunani, Mesir, Cina dan India, namun kalian berani menantang kami, wahai orang udik “.
Lalu Mughirah menjawab dengan lantang “ dulu memang kami Jahiliyyah, tak beradab, tak punya budaya dan berpecah belah, namun dengan datang Islam, kami bangkit, mempunyai Jati Diri, kebudayaan dan peradaban yang tinggi, jauh lebih tinggi daripada kebudayaan ribuan tahun Persia, India, Cina, Mesir maupun peradaban besar lainnya. Dan kami sangat menghendaki agar bangsa kalian merasakan peradaban agung Islam seperti apa yang kami rasakan, maka kami tawarkan kepada kalian dua pilihan, yaitu masuk Islam, atau tetap di agama kalian namun tunduk pada Syariat Islam. Jika tidak mau maka kami akan memerangi kalian, sungguh kebenaran akan terlihat dengan nyata.
Kali ini Rustum dan prajuritnya tertawa menghina, lalu dia menyuruh prajuritnya untuk melempari Mughirah dengan lumpur kotor. Prajurit Persia pun melemari Mughirah dengan tanah dan lumpur sehingga tubuh Mughirah kotor terlumuri lumpur, namun dia malah tertawa dan mengatakan Alhamdulillah, ini adalah rampasan perang ( Ghanimah ), kalian telah menyerahkan tanah Persia ini kepadaku. Ini adalah tanda kemenangan kami sebelum berperang, dan besok adalah kemenangan Islam yang sesungguhnya.
Keesokan harinya terjadi pertempuran dahsyat, antara tentara Persia dengan tentara Khilafah Islam, dan Jenderal Persia Rustum pun tewas dalam pertempuran tersebut. Dan akhirnya Persia pun masuk dalam pangkuan Islam, dan merasakan kebangkitan, peradaban dan rahmat Islam seperti apa yang dirasakan bangsa Arab.
MAULUD NABI KEHILANGAN ARTI
berpegang pada sunnah dan ajaran Rasul adalah menegakkan kembali Syariah dan Khilafah
Namun apa yang terjadi setelah dari waktu ke waktu diadakan Maulud Nabi, ternyata sekarang Maulid Nabi sudah kehilangan jiwanya. Jika Shalahuddin al Ayyubi berhasil membangkitkan spirit jihad kaum muslimin sampai akhirnya berhasil mengusir penjajah Salib dari tanah Palestina. Namun hari ini Maulud Nabi tetap ada, namun tidak bisa lagi membangkitkan kaum muslimin untuk mengusir penjajah Kapitalis. Karena Maulud Nabi diadakan tanpa adanya spirit menegakkan pandangan hidup kaum muslimin yaitu Islam.
Valentine Day, Perayaan Sampah
Lebih parahnya lagi Maulid kali ini bertepatan dengan bulan Februari, yang di dalamnya terdapat perayaan hari kekufuran yaitu Valentine Day, akhirnya Maulid nyaris terlupakan oleh gegap gempita perayaan hari kekufuran V day. Selamat hari kekufuran valentine day, mungkin itulah yang ada di benak remaja dan generasi muda muslim jaman sekarang, Mauluid Nabi hanya perayaan orang tua yang sudah bau tanah. Padahal belum tentu si anak muda itu besok masih bisa melihat matahari terbit lagi.
MAULID NABI SAW, KEMBALINYA SPIRIT ISLAM KE NURANI KAUM MUSLIMIN
Kelahiran Nabi Besar Muhammad Saw, adalah sebuah rahmat dari Allah Swt untuk manusia di bumi. Dimana kita tahu manusia diberi amanah untuk mengatur bumi, pengaturan bumi inilah yang harus dilaksanakan dengan aturan yang Maha Sempurna, yaitu Syariat Islam. Karena manusia tak mungkin bisa mengatur bumi dengan aturannya sendiri, karena yang ada adalah kerusakan bagi bumi.
Syariat sebagai rahmat telah Allah turunkan untuk manusia yaitu lewat Nabi Muhammad Saw, dan Nabi Saw mendakwahkannya dengan susah payah kepada seluruh manusia di dunia.
Kita sebagai penerus dakwah seharusnya sadar dan meninggalkan segala bentuk tipuan iblis seperti halnya Valentine day atau hari kasih sayang palsu, alias hari saling kasih syahwat antara laki-laki dan perempuan secara tidak sah ( Zina ). Generasi mudalah yang mampu melakukan perubahan ini karena merekalah yang mempunyai energi lebih untuk melakukan perubahan menuju Islam yang kaffah.
Label:
Full Teenager
|
0
komentar
Kamis, 26 Januari 2012
WAHAI GENERASI MUDA MUSLIM SUDAH SAATNYA KALIAN PIKIRKAN NASIB UMAT
Masih ingat lagu ketika masih TK, yang liriknya bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi. Atau lagunya Mbah Surip yang bangun lagi, tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi. Atau iklan Mie Instan yang sekarang dah gak kelihatan lagi, yang seorang cewe yang bangun jam 6.00, lalu dalam iklan itu disebut bangun pagi dan dikasih selamat dan hadiah Mie Instan itu, itu sih bangun pagi ala kebo.
Apa yang biasa kita lakukan ketika bangun pagi???, mungkin ada yang langsung mandi, gosok gigi, makan, tidur lagi dan sebagainya. Namun bagaimanakah sikap seorang muslim ketika bangun pagi???.
Pikirkan Nasib Umat
“Barangsiapa ( dari umatku ) yang ketika bangun pagi tidak memikirkan nasib umat, maka dia bukan umatku ( umat Nabi Muhammad Saw )”. HR. Ahmad.
Inilah dalil dari sabda Nabi Muhammad Saw untuk setiap kaum muslim. Dalil ini adalah salah satu dalil politik dalam Islam. Jadi jika masih ada kaum muslimin yang mengaku anti politik??, berarti jangan mengaku muslim. Lho kok gitu...???.
POLITIK DALAM ISLAM
Islam Mewajibkan Politik
Politik Islam sangat kontras sekali dengan politik jaman sekarang yang penuh dengan kebusukan, dan bersandar pada uang, kekayaan, kekuasaan semata dan kepentingan pribadi dan golongan.
Politik Islam bukan politik egoisme primitif, fanatisme primitif pada kelompoknya, serta nafsu-nafsu primitif yang dibungkus kemewahan dan cat modernisasi. Politik dalam islam berbeda dengan politik sekulerisme jaman sekarang yang mengeksploitasi keluguan sebagian rakyat demi keserakahan .
Politik dalam Islam bertolak belakang dengan politik ketololan primitif ( maaf, lagi marah ) manusia-manusia serakah yang mengaku “wakil rakyat” yang menganggarkan hal-hal sepele dengan anggaran yang sangat mahal, sedangkan disisi lain masih banyak kesengsaraan rakyat yang belum terindera oleh mereka, yah jangankan terindera, terngiang pun tidak.
Anggota Dewan Bermewah ria, sedangkan anak-anak sekolahnya setiap hari harus Outbound dua kali sehari, betapa hebatnya negeri ini
Politik Islam adalah Riayah suunil ummah, atau memikirkan, dan mengelola semua urusan dan nasib umat ( rakyat ), bukan seni berkuasa seperti definisi busuk ala sekulerisme. Kekuasaan dalam Islam digunakan untuk melaksanakan amanat Syariat Allah, karena Syariat adalah rahmat. Tanpa rahmat kita tak akan selamat dunia akhirat.
Politik Islam bersandar pada ukuran Halal dan Haram, jika itu Halal kita rangkul, jika itu Haram kita tendang. Bukan bersandar pada kepentingan primitif manusia yang tahunya hanya uang dan kekuasaan. Primitif yang dimodernisasi.
KENYATAANYA
Apakah sekarang generasi muda muslim sudah mulai memikirkan urusan umat, jawabnya boro-boro. Disuruh ngaji aja malesnya minta ampun.
Hedonisme
Generasi muda sekarang dibuai oleh gaya hidup sesat hedonisme, mereka menganggap bahwa kebahagiaan dunia sebagai satu-satunya tujuan hidup. Imajinasi primitif mereka ya jadi superstar, pokoknya tahun ini saya harus jadi superstar, biar bisa jalan-jalan ke Korea. Emang apa istimewanya jalan-jalan ke Korea??, penulis kemarin jalan-jalan ke Korea beli kampas rem motor, yah biasa aja gitu*.
Generasi-generasi boyband, girlband, ting-ting, inbox, dahsyat, yah kalau beneran dahsyat bagus, tapi dahsyat hedonisnya yah sama aja bohong. Mereka bisanya Cuma senang-senang, jingkrak sana jingkrak sini, tak pernah ada pikiran untuk memperbaiki nasib umat.
apakah generasi Boyband, girlband itu mampu membangkitkan umat dari keterpurukan???, jawabannya tak mungkin la yau
Cinta... semua atas nama cinta, zina pun atas nama cinta. Cinta dieksploitasi sebegitu radikalnya untuk menyesatkan generasi muda ke dalam kemaksiatan, pacaran, dan sebagainya yang mengantarkan pada perzinaan dan kejahatan lainnya. Padahal cinta bukanlah ikatan, tapi bumbu kehidupan, karena ikatan harus bersumber pada aqidah yang membimbing akal manusia. Bukankah Rasulullah saw memerintahkan kita untuk memilih jodoh berdasarkan agamanya ( ketakwaannya kepada Allah ) sebagai hal terpenting, bukan dari fisik, harta, keturunan dan jabatan. Itulah ikatan yang benar karena bersumber pada aqidah Islam, sedangkan cinta yang bukan karena Allah, ya sama saja api neraka.
Generasi Seperti Inikah, Harapan Umat???
generasi Hedonis harapan umat ????
Bodoh sekali jika ada sekelompok umat mengharapkan generasi penerus dari sampah-sampah peradaban seperti ini, apa gak ada yang lain???. Apa kita bisa mengharapkan keselamatan dunia akhirat kepada generasi muda sampah seperti itu???, gak usah jauh-jauh akhirat dah, keselamatan dunia juga sangat terlalu riskan dan omong kosong untuk diharapkan datang dari mereka.
Di masa mendatang mereka akan berubah menjadi monster yang mungkin tingkah lakunya lebih parah daripada para elit politik jaman sekarang. Masa mudanya tahunya senang-senang, mana bisa mengemban amanah rakyat ketika mereka dewasa.
Sudah generasi muda demikian parah moralnya, ehh pemerintah justru mencabut aturan-aturan daerah yang melarang peredaran Minuman Keras, dengan berbagai alasan seperti salah satunya melangkahi kewenangan Undang-Undang yang lebih tinggi, dan para pengemban Liberalisme berdalih bahwa Perda larangan minuman keras berbau Syariat. Lah emangnya masalah apa kalau berbau syariat???, bukannya syariat itu rahmat???, yang bermasalah itu otak kalianlah yang penuh maksiat.
Baru beberapa hari Perda larangan Miras dicabut, korban sudah berjatuhan
Hasilnya, ahad 22 Januari, serombongan anak dan ABG ditabrak sebuah minibus Xenia, 9 diantaranya tewas mengenaskan, ternyata sopir mobil maut itu dalam keadaan teler, karena sebelumnya telah menenggak whisky dan ekstasi. Nah inilah sebenarnya peringatan awal dari bencana yang lebih dahsyat lagi ketika Minuman keras akan dilegalkan dengan standar HAM dan Demokrasi. Dan bencana lain pun akan segera menanti ketika Syariat Islam tidak ditegakkan dan malah dihina, dilecehkan, difitnah dan dicap radikal, Teroris, membahayakan Indonesialah, tunggu saja murka dari Allah Swt Sang Pencipta Syariat Islam. Kita tinggal milih mau azab seperti kaum AD, Tsamud, Sodom, Pompei, atau yang lainnya???.
KESIMPULAN
Ketika Bendera Islam berkibar sendirian karena ditinggalkan umatnya
Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing pula, maka berbahagialah orang-orang yang asing, yaitu orang-orang yang senantiasa memperbaiki masyarakat dan negara yang rusak dengan kembali ke syariat Allah, demikian kalimat Hadis dari Rasulullah Saw.
Wahai pemuda generasi harapan umat, kalianlah harapan umat satu-satunya, karena kalian, sudah saatnya kalian meraih keistimewaan, yaitu kembali ke Islam yang kaffah, meninggalkan segala bentuk gaya hidup yang sesat seperti Hedonisme, artisisme, selebritisisme, pacaranisme, boybandisme, girlbandisme, Koreanisme, Kapitalisme, Sekulerisme dan isme-isme yang lain. Sesungguhnya ketenaran dan popularitas seperti itu hanyalah semu belaka dan tak berarti apa-apa untuk membayar surga-Nya di akhirat kelak, dan malah menjerumuskan kalian ke dalam api neraka.
Wahai pemuda muslim, nasib umat harus kalian pikirkan, jangan kalian sombong, angkuh dan egois, sedangkan di sana masih banyak kezaliman yang menimpa saudara kalian, penderitaan mereka tak akan berakhir sebelum kalian memikirkan dan mempraktekan jalan keluar untuk masalah mereka, yaitu Islam dan Syariatnya.
Islam adalah sebuah pandangan dan sistem kehidupan yang diturunkan oleh Allah Swt sebagai rahmat-Nya kepada kita yang diutus sebagai Khalifah di bumi. Maka tak ada alasan lain kecuali kita kembali ke Islam yang kaffah, menegakkanya, dan meraih kesuksesan, ketenaran, keistimewaan dan kemuliaan di dunia maupun di Akhirat.
Label:
Full Teenager
|
1 komentar
Minggu, 08 Januari 2012
IMAJINASI PRIMITIF ( Mitos )
Nyi Roro Kidul, penunggu gunung kawi, dan sebagainya, atau roh-roh gentayangan yang menjadi hantu penunggu tempat-tempat angker, seperti terowongan Casablanca, Tol Cipularang kilometer tertentu dan sebagainya. Semua itu adalah mitos, dan yang namanya mitos, hanya orang dungu saja yang percaya dan meyakininya.
Oke tapi bukan itu mitos yang akan penulis bahas dalam posting blog kali ini, karena semua tahu lah yah, mitos-mitos di atas itu adalah kepercayaan primitif yang tak mungkin dipercayai dan diyakini oleh generasi internet semacam kita. Coba pikir masa mainya Facebook, Twitter, game online, ngeblog dan lainnya masih aja percaya sama begituan, apa gak malu sama laptop.
MITOS
Mitos atau Sotim ( kalau dibalik bacanya ), adalah sebuah imajinasi primitif manusia, yang sifatnya hanya sebatas imajinasi, kalaupun menjadi kenyataan itupun bukan karena mitos itu benar, tapi ada hal lain membantu dan seolah mitos itu nyata.
Mitos menjadi hal yang merepotkan dan menyusahkan untuk mengubah masyarakat menuju kebangkitan dan kemajuan. Contohnya saja jaman Nabi Muhammad yang berdakwah di Mekah yang saat itu penduduknya masih percaya pada mitos berhala.
Imajinasi
Semua manusia punya imajinasi, karena imajinasi adalah bagian dari seni kehidupan. Imajinasi bisa menghasilkan hal yang luar biasa, tapi juga bisa menjadikan manusia semakin terpuruk, mundur dan terbelakang ( Imajinasi Primitif ).
Imajinasi yang menghasilkan sesuatu yang luar biasa misalnya dulu manusia berkhayal bisa terbang seperti burung, bebas di langit biru, dan hasilnya dari Ibnu Firnas sampai Wright bersaudara berhasil membuat manusia benar-benar bisa terbang.
Sedangkan imajinasi yang hanya menghasilkan khayalan kosong, yang membuat manusia semakin terpuruk, itulah yang disebut mitos atau imajinasi primitif. Nah penulis akan menyebutkan beberapa mitos yang beda, dan tak ada hubungannya dengan hal-hal klenik, Jin dan lainnya. Namun mitos yang berada di dunia nyata, dan masih dipakai manusia modern di era internet dan digital sekarang ini.
MITOS DEMOKRASI, SATU-SATUNYA SISTEM YANG MENGHASILKAN KEMAKMURAN
Imajinasi primitif ( mitos ) ini sudah diajarkan sejak kita SD. Mitos ini selalu dilawankan dengan kediktatoran, kalau tidak demokrasi berarti diktator, dan demokrasi adalah satu-satunya jalan menuju kemakmuran. Benarkah demikian???
Demokrasi berarti juga kedaulatan dari, oleh dan untuk rakyat, tapi yang namanya mitos tetaplah sebuah imajinasi primitif. Kenyataanya kedaulatan rakyat tak pernah ada, di Amerika Serikat dan di seluruh negara demokrasi lainnya termasuk Endonesa negara kita yang berkuasa adalah duit, fulus dan money. Jadi demokrasi adalah kekuasaan dari uang, oleh fulus dan untuk money.
Amerika, barat, Jepang, dan negara lain yang mengaku demokratis, makmur karena menjajah negara lain, baik secara fisik maupun ekonomi, bukan karena demokrasinya. Justru demokrasi boros uang dan tidak mendukung pembangunan ekonomi. Lihat negara otoriter Cina, maju juga bukan karena demokrasi.
MITOS SEKTOR NON RIIL PILAR UTAMA EKONOMI
Saat krisis moneter Indonesia tahun 1998, banyak Bank bangkrut yang dilukuidasi dan di bail out ( diberi uang oleh pemerintah), kasus terbaru Bank Century yang banyak sekali pihak mensinyalir Presiden kita juga terlibat.
Bagi ekonomi Kapitalisme, Riba dan Saham adalah pilar ekonomi yang menghasilkan kemakmuran, sehingga ketika krisis sektor inilah yang pertama kali diselamatkan. Namun sekali lagi sebuah imajinasi primitif ( mitos ) sektor non riil seperti bursa efek tak pernah berefek pada kemajuan negara dan kemakmuran, sektor ini justru menyebabkan uang berkumpul pada satu tempat saja tanpa bertemu barang dan jasa yang mengakibatkan semakin tersendatnya perekonomian negara. Ibarat tubuh adalah ekonomi, darah adalah uangnya, maka jika darah hanya beredar misalnya di kaki saja, sedangkan yang beredar di kepala hanya sedikit, maka matilah tubuh itu. Kenyataanya di Indonesia saja 80 % uang rupiah hanya beredar di bursa efek tanpa bertemu atau menghasilkan barang dan jasa.
MITOS NASIONALISME SUMBER KEBANGKITAN
Generasi muda jaman sekarang sudah luntur rasa nasionalismenya, jawab penulis, ya syukur kalau gitu, berarti ada kemajuan. Nasionalisme bangkit karena perasaan cinta tanah air yang berlebihan ( memang cinta kadang-kadang tak ada logika ). Yang jelas Nasionalisme ( Wathaniyah ) adalah muncul ada ancaman dari bangsa lain, seperti penjajahan, diserang atau ketika timnasnya bertanding dengan timnas negara lain. Mereka mengatakan bahwa Nasionalisme adalah sumber kebangkitan.
Kenyataanya, pernahkah kita bangkit dengan nasionalisme ????.... jawaban yang cerdas adalah belum dan tak akan pernah. Kaum muslim terpecah menjadi 72 golongan ( HR. Muslim ), sekarang ada 52 negara muslim, berarti kurang 20, kira-kira negara muslim manalagi yang mau pecah karena Nasionalisme yah???, biar pas 72 gitu.
Khilafah juga runtuh karena paham nasionalisme, runtuhnya Khilafah menyebabkan kaum muslim terpecah menjadi 52 Nation State ( Negara Bangsa ) dengan imajinasi primitif Nasionalisme sebagai dogma utamanya. Akibatnya kaum muslim yang seharusnya bersaudara tak peduli satu sama lain, ekonominya dengan mudah dijajah asing, sumber daya alamnya dirampok, dan akhlak kaum muslim dirusak penjajah. Nasionalisme juga melemahkan kaum muslimin sampai titik terendah, menyebabkan kaum muslim tak mampu melihat mana kawan dan mana lawan.
Yang jelas dalam Islam, ikatan yang mengikat manusia yang benar adalah ikatan pemikiran, bukan perasaan, karena perasaan harus dibimbing oleh pemikiran, sehingga ikatan dalam Islam bukan Nasionalisme ( ikatan perasaan cinta buta kepada tanah air ) tapi ikatan akidah ( pemikiran menyeluruh mengenai alam semesta, manusia dan hidup ) yaitu akidah Islam.
MITOS SUBSIDI BBM
Iklan di televisi yang paling baru adalah iklan bensin pertamax, atau bensin dengan oktan tinggi ( 92 ). Di iklan itu digambarkan betapa malunya ketika mobil mewah memakai bensin Premium ( bersubsidi ) dan tak pakai pertamax ( non subsidi ).
Ini adalah iklan yang berimajinasi primitif. Ini realitanya, menurut Kwik Kian Gie seorang pakar ekonomi, untuk memproduksi 1 liter bensin hanya dibutuhkan Rp. 475,00, yah gampangnya Gope ( Rp. 500 ) lah. Lah sekarang premium Rp.4500,00, lah itu mana yang disubsidi?????. Lagian minyak bumi Indonesia dapat menghasilkan bensin dengan oktan tinggi ( Pertamax ), dan menurut hitungan Kwik Kian Gie di atas biaya produksi untuk satu liternya hanya membutuhkan modal Gope. Logikanya Pertamax dijual Rp. 750 per liter aja negara udah untung banyak tuh.
Kenyataan lain, minyak bumi kita diekspor dengan harga murah, dan kita beli bensin, LPG, dari negara lain dengan harga mahal, itulah yang oleh negara kita disubsidi, jadi kita mensubsidi negara lain, sedangkan rakyat kita gak disubsidi. Benar-benar sebuah IMAJINASI PRIMITIF.
Selain itu negara kita menghasilkan gas LNG yang oktannya lebih tinggi dan lebih murah daripada gas LPG ( Elpiji ) dari luar negeri, tapi kok kita harus beli gas LPG, bukannya gas LNG??? Katanya suruh mencintai produk dalam negeri???, wah sekali lagi benar-benar IMAJINASI PRIMITIF.
MITOS SEMUA POLITIK ITU BUSUK
Sebuah imajinasi primitif yang umum masih dipahami oleh sebagian masyarakat, mereka menganggap bahwa Politik itu kotor dan busuk, sehingga Islam harus dijauhkan dari politik. Politik busuk karena tak ada kawan sejati dan lawan sejati yang ada adalah kepentingan sejati.
Iya kalau politik kafir memang seperti itu, busuk, kotor dan tak bermoral serta menyengsarakan rakyat, karena standar politiknya bukan Halal dan Haram, tapi uang dan kekuasaan. Tetapi akan berbeda dengan politik Islam yang mampu memakmurkan, mensejahterakan dan membangkitkan umat ke dalam kebangkitan yang nyata. Banyak dalil-dalil politik baik itu dalam Al Quran, dan Hadist. Dan prestasi politik Islam bisa kita lihat dengan jayanya sistem negara Khilafah selama lebih dari 10 Abad lamanya, menaungi 2 per 3 dunia serta memakmurkannya. Jadi, Islam harus dipisahkan dari politik adalah sebuah Imajinasi Primitif. Tanpa standar moral yang jelas ( Islam ) justru para politikus akan benar-benar menjadi tikus yang rakus.
MITOS DERADIKALISASI ISLAM UNTUK MENCEGAH KEKERASAN DAN TERORISME
Program yang memboroskan uang pajak rakyat tapi tak laku karena bersumber dari Imajinasi Primitif para pengusungnya ini, benar-benar gak jelas juntrungannya, entah berapa milyar uang rakyat terbuang sia-sia untuk program itu.
Penyebab utama Terorisme itu bukan karena pemahaman agama ( Islam ) yang radikal, soalnya gak ada itu istilah radikal-radikalan dalam memahami Islam. Sebab utama adalah penjajahan ekonomi oleh Kapitalisme, rakyat miskin dan menderita, dan juga rekayasa intelejen asing seperti Zionis ( Mossad ) dan CIA ( AS ). Jadi program deradikalisasi yang digulirkan BNPT hanyalah sebuah Imajinasi Primitif yang konyol.
TAHUN TELAH BERGANTI, MARI KITA JUGA GANTI IMAJINASI PRIMITIF DENGAN REALITA MASA DEPAN
Berimajinasi memang tak salah, apalagi imajinasi yang produktif, menghasilkan karya inovatif demi kemakmuran bersama, tapi kalau imajinasi primitif, sungguh merupakan perbuatan sia-sia.
Sesungguhnya masa depan dunia ini milik Islam, berbagai dalil Al Quran, Hadis bahkan penelitian ilmiah barat pun mengakui bahwa masa depan dunia benar-benar milik Islam. Untuk itulah maka kita sebagai kaum muslimin haruslah segera keluar dari kurungan imajinasi primitif ( mitos ) yang mengurung kebangkitan kita dan menegakkan sebuah Realita Masa Depan yaitu Syariah dan Khilafah, untuk melanjutkan kehidupan Islam. Sesungguhnya kemenangan Islam sudah dijanjikan Allah Swt.
Label:
Full Teenager
|
0
komentar
Selasa, 29 November 2011
WAHAI PARA PEMIMPI KEBANGKITAN ISLAM
Yah akhirnya bisa posting lagi, setelah berhasil membeli pulsa unlimited untuk satu bulan ke depan, alhamdulillah ada rejeki. Jadi penulis mohon maaf jika akhir-akhir ini sering telat postingnya, gak kaya dulu lagi, maklum dulu banyak nganggurnya, sekarang banyak aktivitasnya.
Pernah bermimpi?, mimpi indah seperti mimpi dapat acang terbaru ( ternyata terjemahan bahasa Indonesia untuk gadget itu acang ), atau maaf, mimpi basah ( di luar suasana hujan lebat malam hari, tidur pulas, mimpi berenang, eh ternyata atap kamar bocor, jadi beneran basah deh ) atau mimpi buruk yang menghantui tidur kalian?, seperti mimpi dikejar hantu misalnya, atau mimpi jelek lainnya.
Banyak orang mengatakan bahwa mimpi adalah bunganya tidur, alias Cuma selingan kalau tidur, beberapa hal memang benar, tergantung seperti apa mimpi itu dan bagaimana mimpi itu.
MIMPI
Mimpi bisa dijelaskan secara ilmiah sebagai sebuah kerja otak dengan gelombang yang disebut gelombang beta, yang menganalisis memori manusia di masa lalu, serta memori tujuan hidup yang ingin dicapai manusia, kemudian tergambar dalam gambaran tidur yang disebut mimpi.
Jadi jika kita mimpi sesungguhnya sedikit banyak menggambarkan apa yang pernah kita alami, atau apa yang menjadi keinginan kita di masa mendatang. Kita menginginkan sesuatu sampai terbawa mimpi, misalnya ingin punya motor baru yang keren kaya Moto GP, terbawa mimpi seolah lagi menunggangi motor baru itu, walaupun sebenarnya lagi ngelonin bantal guling. Atau kita pernah punya kenangan di masa lalu sehingga terbawa mimpi, misalnya waktu SMA pernah punya pacar cewek lemah iman yang seksi aduhai, trendi, hedonis, lalu kebawa mimpi.
”Mimpi baik itu datang dari Allah, dan mimpi buruk itu dari setan”. HR Muslim.
Itulah salah satu penjelasan Rasulullah Saw tentang mimpi, bahwa mimpi yang baik berasal dari kehendak Allah Swt yang sedang memberikan petunjuk secara tidak langsung ( ingat baik menurut Allah, bukan menurut manusia). Sedangkan mimpi buruk adalah karena setan mempermainkan kita. Dalam Hadis Rasul Saw yang lain, Beliau bersabda
“Janganlah engkau menceritakan ulah setan yang mempermainkanmu dalam tidur”. HR Muslim. Jadi seorang muslim hendaknya tidak menceritakan mimpi buruk atau jelek ke orang lain, karena itu menyangkut harga diri seorang muslim. Kalau mimpi buruk ya berdoa biar hati tenang.
MIMPI, BUNGA TIDUR DAN MIMPI YANG AKAN MENJADI KENYATAAN
Penulis tidak akan menghubung-hubungkan antara mimpi dengan primbon-primbon kejawen atau ramalan-ramalan syirik lainnya, seperti kalau mimpi ini maka harus melakukan itu, atau kalau mimpi jam sekian akan jadi kenyataan dan sebagainya. Hal-hal tersebut harus dihindari dan diingkari, karena itu sama saja dengan perbuatan orang kafir.
Mimpi memang merupakan bunganya tidur, karena mimpi biasanya menyertai kita saat tidur. Mimpi juga kadang berarti suatu tujuan luar biasa yang hendak dicapai seseorang, walaupun orang itu tak pernah memimpikannya dalam tidur, tetapi dia selalu memimpikannya saat dia sadar, atau bahkan saat dia tidur dan sadar pun dia terus memimpikan tujuan itu.
Mimpi akan menjadi kenyataan atau the dream come true, jika manusia mengusahakan apa yang ia impikan, namun jika dia malas maka mimpi hanya akan menjadi sekedar mimpi, dan tak akan menjadi nyata.
APATIS, ORANG YANG TIDAK PUNYA MIMPI
Orang-orang seperti kita akan mati jika tak punya mimpi, itulah salah satu pesan moral dalam film Sang Pemimpi.
Sikap apatis dan pragmatis adalah sebuah racun yang melenakan. Berpikir dan bersikap apatis atau pragmatis memang enak, namun itulah pembunuh nomor satu idealisme dan cita-cita seseorang. Yah itulah pesan moral kata kakak senior penulis saat masih mahasiswa, dan kenyataanya dulu dia begitu idealis terhadap sebuah perubahan terhadap negara, sekarang malah pragmatis.
Apatis berarti putus asa terhadap tujuan atau cita-cita, pragmatis berarti menerima keadaan secara pasrah namun tanpa ada keinginan untuk merubah keadaan itu menjadi lebih baik. Apatis dan pragmatis selalu berjalan beriringan, dan siap merusak idealisme kalian para mahasiswa setelah lulus nanti.
Beberapa partai politik yang berhaluan Islam, juga akhirnya mati di tengah jalan akibat dibunuh oleh pragmatisme dan apatisme para pengurusnya. Ada partai politik yang dulunya saat awal reformasi tahun 1999 lantang dengan Syariat Islam, sekarang malah mengatakan bahwa Indonesia tidak mungkin bisa diterapkan Syariat Islam. Parpol itu menurut penulis SUDAH MATI, walaupun kenyataanya masih ada wujudnya ( partainya), tapi ruhnya sudah hilang. Parpol apakah itu?, yah kalian sudah tahu lah yah.
Orang-orang yang ber KTP Islam tapi menolak tegakknya hukum Allah, selalu mengatakan bahwa Negara Khilafah Cuma mimpi. Tapi penulis mengatakan Khilafah sebuah mimpi yang akan menjadi kenyataan, kenapa?, ini alasannya
Khilafah Adalah Janji Allah
Nabi Muhammad Saw menjelaskan masalah Khilafah dalam banyak Hadis, yang salah satunya adalah “.... kemudian akan hadir Negara Khilafah yang sesuai prinsip kenabian”. HR Ahmad. Hadis diatas sahih, dan itu adalah salah satu dari dalil berdirinya Khilafah. Dalam Al Quran juga banyak dijelaskan tentang kemenangan umat Islam, salah satunya dalam surat An Nashr.
Ada Yang Memperjuangkan
Khilafah akan berdiri, sebab ada yang memperjuangkan, dan kelompok manusia yang memperjuangkan Khilafah juga merupakan bagian janji Allah Swt.
Untuk saat ini memang Hizbut Tahrir yang paling lantang dalam memperjuangkan Khilafah, walaupun misalnya (ini misalnya loh), suatu saat Hizbut Tahrir bisa dihabisi, entah itu lewat kaki tangan musuh-musuh Islam, atau Hizbut Tahrir tidak konsisten lagi dengan ide Khilafah, sehingga akhirnya habis juga kaya partai politik yang tadi di atas, niscaya pasti akan hadir kelompok muslim lain yang memperjuangkan tegakknya kembali Khilafah. Karena Khilafah adalah janji Allah, maka organisasi Islam yang memperjuangkannya pun adalah juga bagian janji dari Allah.
Pernah Berdiri
Memang saat ini tak ada kaum muslim yang bisa menggambarkan bagaimana suasana negara Khilafah yang sebenarnya, karena Khilafah telah diruntuhkan lebih dari 80 tahun yang lalu. Namun negara Khilafah pernah berdiri selama 14 abad, pernah menaungi dua pertiga dunia, melanglang benua, dan antar samudra. Pernah mensejahterakan, membangkitkan, dan memajukkan manusia sampai derajat yang paling maksimal. Secara logika jika Khilafah pernah berdiri, maka tidak mustahil Khilafah akan berdiri kembali.
Ssst...Kalimat keadilan dan kesejahteraan gak ada hubungannya dengan kampanye politik pragmatis bin apatis 2014, soalnya dari kalimatnya saja terlalu suci untuk dipertaruhkan dalam kancah politik rusak itu, dan tak terbukti tercapai keadilan dan kesejahteraan dengan sistem rusak saat ini.
Kita sebagai seorang muslim, tak akan mempertaruhkan keadilan dan kesejahteraan dengan sistem bobrok Kapitalisme dan Demokrasi yang jelas-jelas gagal membawa keadilan dan kesejahteraan itu. Kesejahteraan dan keadilan hanya akan tercapai dengan tegakknya Syariah dalam Negara Khilafah Islam.
Memang saat ini Khilafah adalah mimpi, namun mimpi itu pasti akan menjadi kenyataan, ketika pertolongan dari Allah datang, dan kemenangan umat Islam pun akan tercapai, serta manusia berbondong-bondong memasuki agama Allah. Amin....
Label:
Full Teenager
|
1 komentar
Kamis, 17 November 2011
MENCETAK GENERASI TAWURAN
Hmm... dah tiga kali kayaknya penulis memposting hal-hal tentang tawuran di blog ini, tapi karena memang tawuran semakin tahun semakin banyak saja, yah diposting aja lagi yah.
Sekitar setahun yang lalu, penulis mengunjungi ibu kota Jakarta, main ke rumah kakak di daerah Los Angeles eh Lenteng Agung. 3 hari di sana, 3 kali pula melihat aksi beringas dan barbar, sok jagoan ala remaja ibu kota yaitu Tawuran, pertama pas mau ke rumah Kakak saya, naik metro mini dari Stasiun Jatinegara, eh baru jalan sekitar 500 M, sudah disajikan tontonan tawuran anak-anak STM, kedua pas diajak jalan-jalan ke Tanah Abang, juga lihat ada tawuran anak SMP di jalan, ketiga pas mau pulang, juga ada tawuran. Ya ampun setiap hari ada tawuran di Jakarta. Umumnya dipicu masalah yang sebenarnya sangat sepele, kadang Cuma karena rebutan cewek lemah iman, karena main Game online, atau saingan antar klan di game Poin Blank dan sebagainya.
Terus kalau kita lihat berita-berita di televisi, juga sering wartawannya meliput tawuran, bahkan mahasiswa di kampus pun ikut-ikutan tawuran. Yah mau jadi apa generasi muda kita, kalau kerjaannya tawuran mulu, mungkin kalau jadi pejabat, ya tawuran rebutan jatah korupsi kali.
TIDAK BERKARAKTER
Salah satu sebab tawuran para generasi muda adalah tidak adanya atau terombang-ambingnya karakter generasi muda kita, seolah generasi muda kita telah diperbudak oleh berbagai macam karakter asing yang sebenarnya belum tentu sesuai dengan kepribadiannya, atau tidak berdampak positif pada kepribadiannya.
Karakter-karakter yang sifatnya tidak mempunyai pengaruh kepada kepribadian generasi muda, hanya mengisi life style ( gaya hidupnya ) saja, tetapi tidak mengisi kepribadiannya yang positif. Akibatnya generasi muda otaknya hanya dipenuhi sampah-sampah karakter asing, tetapi hatinya kosong melompong, tak ada isinya sama sekali, yang berujung pada tidak mampunya membedakan mana yang benar, mana yang salah.
Tahu kartun Upin dan Ipin, sepertinya kartun dari negeri Jiran ini cukup digemari oleh anak-anak di negeri ini, lho apa hubungannya Upin Ipin dengan tawuran???, apa di episode barunya nanti Upin Ipin bakal tawuran sama anak TK lain???. Oke, kalau gak ada hubungannya berarti ya kita hubungin aja pake kabel. Rahasia kesuksesan kartun Upin dan Ipin adalah karakternya yang bisa dibilang menonjol, yaitu budaya Melayu kampung di Malaysia yang diwarnai Islam, yah walaupun belum bisa dikatakan masyarakat yang Islami kaffah, tetapi minimal masyarakat di lingkungan Upin-Ipin adalah masyarakat yang berwarna Islam.
Penulis sedikit tertawa ketika beberapa kartunis negeri ini ingin berusaha menyaingi kesuksesan Upin dan Ipin, mereka membuat sebuah film kartun berseri yang ceritanya saja tak mewakili karakter asli mayoritas rakyat Indonesia. Ceritanya yaitu sekelompok anak-anak yang bisa menembus waktu ke masa lalu, di Jaman Majapahit, lalu menjadi jagoan kesiangan di sana. Karakter yang ditonjolkan adalah karakter Hindu yang sebenarnya sudah tidak update jaman, lah iya, orang rakyat Indonesia mayoritas beragama Islam, yah kalau ceritanya tentang sejarah atau khusus untuk orang Bali ya tidak apa-apa, tapi itu masalah cerita imajinasi yang membentuk karakter anak-anak, selain itu karakternya tercampur dengan penampilan yang cukup hedonis si anak-anak dalam kartun itu, terlihat dari pakaiannya. Kartun apakah itu??, yah mungkin karena tidak terkenal dan sukses, jadi kalian gak tahu.
Coba kalau mau bikin film kartun, ya yang sesuai dengan karakter asli bangsa ini, yaitu Islam, biar mampu mengisi kepribadian anak-anak dengan benar, sehingga mampu memberikan ketenangan jiwa, biar kalau sudah besar gak tawuran. Coba bikin film kartun tentang petualangan mencari huruf-huruf Arab, lalu diselingi dengan kata-kata bahasa Arab dan artinya dalam bahasa Indonesia, nah itu kan malah bagus. Di Jepang saja, kaum muslim sudah mulai merintis membuat manga ( komik Jepang) dan anime ( kartun Jepang) yang Islami untuk dakwah, masa kita yang Islamnya sejak jaman dahulu kala, kalah sama muslim Jepang yang Islamnya baru kemarin sore.
Sekarang saya tanya kepada anak-anak SMP atau SMA, apa sih gunanya pelajaran Matematika, Fisika, Geografi dan lainnya di kehidupan nyata??. Mungkin kalian berpusing ria menyelesaikan soal-soal persamaan kuadrat, persamaan linear, persamaan akar, matriks, integral dan lainnya, tapi tak tahu apa gunanya itu?. Gurunya???, sama saja gak tahu apa tujuannya dia mengajarkan soal-soal yang membosankan itu pada murid-muridnya.
Di sekolah, yang penting murid atau siswa, bisa mengerjakan soal-soal pelajaran, dapat nilai bagus, dan naik kelas. Walaupun soal-soal itu tak ada hubungannya dengan kehidupan nyata. Nah itulah penyebab lain tawuran, para pelajar kesal tetapi mereka tidak tahu kesal kepada siapa?, mereka marah tetapi tak tahu marah kepada siapa??, akhirnya tawuran aja yuk, daripada stress di kelas. Pendidikan kita tidak mencerdaskan, tetapi membuat otak hanya terisi oleh pengetahuan yang tidak menjadi ilmu tetapi malah menjadikan beban bagi generasi muda.
Seharusnya semua mata pelajaran mampu membentuk karakter dan psikologi yang positif bagi pelajar, menjadikan mereka berjiwa sukses dan pemimpin masa depan. Matematika diajarkan selain untuk pengetahuan, juga seharusnya diarahkan untuk mendewasakan para siswa, yaitu bagaimana agar para siswa mampu menyelesaikan masalah yang rumit dengan solusi yang tepat dan menyenangkan. Geografi, Fisika, Kimia, seharusnya mampu mencetak karakter pemimpin andalan masa depan, misal dengan Geografi seorang siswa mampu mengidentifikasikan Sumber Daya Alam yang bermanfaat bagi umat, bukan seperti pejabat kita yang tidak tahu Geografi dan bisanya Cuma menjual SDA ke asing. Bahasa Arab, penting karena kita umat Islam, Kitab Suci kita berbahasa Arab, sehingga untuk memahami Islam maka harus bisa berbahasa Arab, Bahasa Arab juga bahasa persatuan Islam. Juga pelajaran-pelajaran seperti Bahasa Inggris, yang seharusnya mampu mencetak para penakluk dunia, dan penyebar dakwah Islam ke seluruh dunia, karena kita tahu saat ini Bahasa Inggris itu bahasa Internasional.
Guru juga harus punya kompetensi yang bagus untuk itu, kurikulum juga harusnya jangan bisanya Cuma memberikan pelajaran yang dipaksakan masuk ke otak siswa, tanpa mengerti dalam pembentukan karakter dan kepribadian siswa, dan parahnya tanggung jawab pembentukan karakter cuma berada di pelajaran agama dan budi pekerti. Kalau itu berjalan dengan baik, maka lulusan SMA kita sama derajatnya dengan para lulusan Sarjana. Dan pendidikan kita mampu mencetak pemimpin-pemimpin besar layaknya Umar bin Abdul Aziz, Harun Ar Rasyid, Muhammad al Fatih, Shalahuddin al Ayyubi dan lainnya. Bahkan mungkin game online yang berbau kekerasan mampu membentuk mental positif yaitu Jihad Fisabilillah untuk membela kaum muslimin yang tertindas.
PROYEK DERADIKALISASI
Proyek ini dalam jangka panjang dapat memicu peningkatan angka tawuran oleh para siswa dan mahasiswa. Karena sangat jelas sekali, proyek ini mengkebiri dan merusak karakter asli umat Islam, dan secara Radikal Konservatif membangun karakter sekuler kapitalis materialistis neolib serta mata duitan di kalangan generasi muda.
Hilangnya karakter itu kan sudah dijelaskan di atas sebagai penyeban tawuran, yah proyek ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan angka tawuran, mungkin jaman dahulu yang tawuran Cuma anak SMA dan STM, sekarang anak SMP sudah ikutan tawuran, besok anak SD, lama-lama TK dan PAUD.
Jika kita perhatikan posting di atas, kayaknya tidak mungkin kita menghidar dari hal-hal semacam itu, serta tak mungkin untuk diaplikasikan oleh Kurikulum sekuler jaman sekarang ini, karena kurikulum sekuler moderat yang memisahkan antara karakter asli umat Islam dengan pendidikan.
Nah di kampung penulis ada anak ABG yang bagus sekali bacaan Al Qurannya, selain itu anak ini juga hafal 5 Juz Al Quran. Dari pengamatan penulis, anak ini pribadinya cukup tenang dan santun kata-katanya, walaupun teman pergaulannya kata-katanya kadang kasar dan tidak sopan, tapi anak ini tak terpengaruh sama sekali.
Nah itu solusi yang penulis maksud, coba tambahkan ekstra pelajaran baca Al Quran dan juga sisipkan bacaan Al Quran di tiap pelajaran, setiap minggunya, pahamkan kepada siswa dahulu, bahwa pelajaran ini bisa mereduksi aksi tawuran dan anarkis, serta bermanfaat di kemudian hari. Sampaikan dengan cara yang menyenangkan dan santai, usahakan para siswa bisa bagus bacaannya, usahakan juga siswa juga hafal banyak ayat. Syukur dengan memahami arti ayat-ayat tersebut dengan benar.
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman[594] ialah mereka yang bila disebut nama Allah[595] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. Al Anfal ayat 2.
orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya berzikir hati menjadi tenteram. Ar Rad ayat 28.
Yah walaupun kurikulum pendidikan kita sekuler, janganlah kita ikutan sekuler juga, apa gak kasihan dengan mereka yang menjadi korban tawuran, yang jelas kesadaran kita bersama, baik siswa, guru, dan seluruh umat Islam yang ada di dunia, untuk benar-benar mau menegakkan Islam secara kaffah, untuk kebangkitan Islam.
Label:
Full Teenager
|
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)


































